Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila materi Gotong Royong melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas V SDN 22 Pontianak Barat. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 61 pada pra siklus menjadi 72 pada siklus I dan 86 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 40,62% menjadi 67,75% dan akhirnya mencapai 90,32%. Selain meningkatkan hasil belajar, model PBL juga meningkatkan keaktifan, kemampuan bekerja sama, keberanian menyampaikan pendapat, dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Dengan demikian, model Problem Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada materi Gotong Royong di kelas V SDN 22 Pontianak Barat.
Copyrights © 2026