Beton merupakan material utama dalam pembangunan infrastruktur, namun penggunaan semen menghasilkan emisi karbon yang tinggi. Salah satu inovasi untuk mendukung konstruksi berkelanjutan adalah bioreceptive concrete, yaitu beton yang mampu mendukung pertumbuhan lumut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh biochar sebagai substitusi sebagian semen terhadap kuat tekan dan pertumbuhan lumut pada bioreceptive concrete. Pengujian dilakukan menggunakan benda uji silinder untuk kuat tekan pada umur 28, 56, dan 90 hari serta benda uji pelat untuk pengamatan lumut. Variasi biochar yang digunakan sebesar 2,5%; 5%; dan 7,5% dari berat semen. Pertumbuhan lumut dianalisis menggunakan ImageJ dan Dino-Lite, sedangkan alkalinitas beton diukur melalui pengujian pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan biochar menurunkan kuat tekan beton pada kondisi tanpa lumut, sedangkan pada kondisi berlumut variasi biochar 2,5% meningkatkan kuat tekan sebesar 1,85%. Pengamatan Dino-Lite menunjukkan pertumbuhan lumut terbaik pada variasi biochar 5%, sementara nilai pH terendah mencapai 8 pada variasi biochar 7,5% umur 90 hari. Hasil tersebut menunjukkan bahwa biochar berpotensi meningkatkan sifat bioreseptif beton dengan tetap mempertahankan kinerja mekanis yang memadai. Kata Kunci: biochar, bioreceptive concrete, kuat tekan beton, lumut
Copyrights © 2026