Dr. Eng. Ir. Eva Arifi, ST., MT., IPM., ASEAN Eng.
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Variasi Biochar sebagai Substitusi Semen terhadap Sifat Mekanis dan Biologis Bioreceptive Concrete Sabila Fitri Hijriya; Dr. Eng. Ir. Eva Arifi, ST., MT., IPM., ASEAN Eng.; Ir. Indra Waluyohadi, ST., MT., M.Sc., IPM.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan material utama dalam pembangunan infrastruktur, namun penggunaan semen menghasilkan emisi karbon yang tinggi. Salah satu inovasi untuk mendukung konstruksi berkelanjutan adalah bioreceptive concrete, yaitu beton yang mampu mendukung pertumbuhan lumut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh biochar sebagai substitusi sebagian semen terhadap kuat tekan dan pertumbuhan lumut pada bioreceptive concrete. Pengujian dilakukan menggunakan benda uji silinder untuk kuat tekan pada umur 28, 56, dan 90 hari serta benda uji pelat untuk pengamatan lumut. Variasi biochar yang digunakan sebesar 2,5%; 5%; dan 7,5% dari berat semen. Pertumbuhan lumut dianalisis menggunakan ImageJ dan Dino-Lite, sedangkan alkalinitas beton diukur melalui pengujian pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan biochar menurunkan kuat tekan beton pada kondisi tanpa lumut, sedangkan pada kondisi berlumut variasi biochar 2,5% meningkatkan kuat tekan sebesar 1,85%. Pengamatan Dino-Lite menunjukkan pertumbuhan lumut terbaik pada variasi biochar 5%, sementara nilai pH terendah mencapai 8 pada variasi biochar 7,5% umur 90 hari. Hasil tersebut menunjukkan bahwa biochar berpotensi meningkatkan sifat bioreseptif beton dengan tetap mempertahankan kinerja mekanis yang memadai.   Kata Kunci: biochar, bioreceptive concrete, kuat tekan beton, lumut  
Pengaruh Recycled Coarse Aggregate (RCA) terhadap Sifat Mekanis dan Biologis Bioreceptive Concrete dengan Variasi Fly Ash sebagai Substitusi Semen Rosa Choirun Nissa'; Dr. Eng. Ir. Eva Arifi, ST., MT., IPM., ASEAN Eng.; Dr. Eng. Devi Nuralinah, ST., MT.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri konstruksi global menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan akibat tingginya konsumsi energi dan emisi karbon. Kondisi tersebut mendukung konsep suistainable construction melalui inovasi bioreceptive concrete dengan pemanfaatan Recycled Coarse Aggregate (RCA) dan fly ash sebagai substitusi semen yang mampu mendukung sifat mekanis dan biologis bioreceptive concrete. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Recycled Coarse Aggregate (RCA) dengan variasi persentase fly ash sebagai substitusi semen terhadap kuat tekan pada umur 28, 56, dan 90 hari, serta pertumbuhan lumut pada bioreceptive concrete. Penelitian menggunakan variasi NCA, RCA, RCA-FA10, RCA-FA20, dan RCA-FA30. Benda uji yang digunakan berupa silinder beton berdiameter 100 mm dengan tinggi 200 mm untuk pengujian kuat tekan beton dan pelat beton dengan panjang 200 mm, lebar 200 mm, dan tebal 50 mm untuk pengujian pertumbuhan lumut. Variasi fly ash yang digunakan sebesar 10%, 20%, dan 30% dari total semen. Analisis luas area lumut menggunakan ImageJ dan analisis morfologi pertumbuhan lumut menggunakan Dino-Lite. Kata kunci: bioreceptive concrete, fly ash, kuat tekan beton, lumut, recycled coarse aggregate (RCA)
Pengaruh Variasi Fly Ash sebagai Substitusi Semen terhadap Sifat Mekanis dan Biologis Bioreceptive Concrete Nadia Salsabila Primadani; Dr. Eng. Ir. Eva Arifi, ST., MT., IPM., ASEAN Eng.; Dr. Eng. Devi Nuralinah, ST., MT.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan semen sebagai material utama beton berkontribusi terhadap emisi karbon yang tinggi. Salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan semen adalah dengan memanfaatkan fly ash sebagai substitusi sebagian semen sekaligus meningkatkan potensi bioreceptive concrete, yaitu beton yang mampu mendukung pertumbuhan organisme seperti lumut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi fly ash terhadap kuat tekan, pertumbuhan lumut, dan pH permukaan beton. Variasi fly ash yang digunakan adalah 0%, 10%, 20%, dan 30% dengan faktor air semen (FAS) 0,44. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28, 56, dan 90 hari, sedangkan pertumbuhan lumut diamati menggunakan ImageJ dan Dino-Lite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fly ash memengaruhi kuat tekan, pH, dan respons awal pertumbuhan lumut. Variasi NCA-FA20 memberikan peningkatan kuat tekan rata-rata tertinggi pada kondisi dengan lumut, sedangkan variasi NCA-FA30 menunjukkan pertumbuhan morfologi lumut yang lebih baik dibandingkan variasi lainnya. Selain itu, penggunaan fly ash menyebabkan penurunan pH permukaan beton sehingga lebih mendukung sifat bioreseptif. Dengan demikian, fly ash berpotensi digunakan sebagai material pendukung dalam pengembangan bioreceptive concrete yang lebih ramah lingkungan. Kata kunci: bioreceptive concrete, fly ash, kuat tekan, lumut, pH
Pengaruh Kombinasi Variasi Fly Ash dan Biochar sebagai Substitusi Semen terhadap Sifat Mekanis serta Biologis Bioreceptive Concrete Iza Afkarina Mutmainah; Dr. Eng. Ir. Eva Arifi, ST., MT., IPM., ASEAN Eng.; Dr. Ir. Retno Anggraini, ST., MT.
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang banyak digunakan karena memiliki kuat tekan tinggi dan durabilitas yang baik. Namun, penggunaan semen sebagai bahan utama beton menghasilkan emisi karbon yang tinggi sehingga diperlukan material alternatif yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi sebagian semen menggunakan fly ash dan biochar terhadap kuat tekan, pH, dan pertumbuhan lumut pada bioreceptive concrete. Variasi campuran yang digunakan terdiri atas fly ash sebesar 0%, 10%, dan 20% serta biochar sebesar 0%, 2,5%, 5%, dan 7,5%. Pengujian kuat tekan dan pH dilakukan pada umur 28, 56, dan 90 hari, sedangkan pertumbuhan lumut diamati selama 10 minggu menggunakan analisis ImageJ dan pengamatan morfologi dengan Dino-Lite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan fly ash dan biochar memengaruhi kuat tekan, pH, dan pertumbuhan lumut pada bioreceptive concrete. Kuat tekan tertinggi diperoleh pada variasi fly ash 0% dan biochar 2,5%, sedangkan variasi fly ash 10%–biochar 2,5% dan fly ash 20%–biochar 0% menunjukkan peningkatan kuat tekan yang paling stabil pada berbagai umur pengujian. Nilai pH beton cenderung menurun seiring bertambahnya umur beton sehingga menciptakan kondisi yang lebih mendukung pertumbuhan lumut. Analisis ImageJ menunjukkan perubahan luas area lumut yang relatif kecil, sedangkan pengamatan Dino-Lite menunjukkan bahwa variasi fly ash 10% dan biochar 2,5% menghasilkan pertumbuhan lumut terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fly ash dan biochar berpotensi meningkatkan sifat bioreceptive concrete tanpa mengurangi kinerja mekanis beton secara signifikan. Kata kunci: bioreceptive concrete; biochar; fly ash; kuat tekan; lumut.