Industri konstruksi global menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan akibat tingginya konsumsi energi dan emisi karbon. Kondisi tersebut mendukung konsep suistainable construction melalui inovasi bioreceptive concrete dengan pemanfaatan Recycled Coarse Aggregate (RCA) dan fly ash sebagai substitusi semen yang mampu mendukung sifat mekanis dan biologis bioreceptive concrete. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Recycled Coarse Aggregate (RCA) dengan variasi persentase fly ash sebagai substitusi semen terhadap kuat tekan pada umur 28, 56, dan 90 hari, serta pertumbuhan lumut pada bioreceptive concrete. Penelitian menggunakan variasi NCA, RCA, RCA-FA10, RCA-FA20, dan RCA-FA30. Benda uji yang digunakan berupa silinder beton berdiameter 100 mm dengan tinggi 200 mm untuk pengujian kuat tekan beton dan pelat beton dengan panjang 200 mm, lebar 200 mm, dan tebal 50 mm untuk pengujian pertumbuhan lumut. Variasi fly ash yang digunakan sebesar 10%, 20%, dan 30% dari total semen. Analisis luas area lumut menggunakan ImageJ dan analisis morfologi pertumbuhan lumut menggunakan Dino-Lite. Kata kunci: bioreceptive concrete, fly ash, kuat tekan beton, lumut, recycled coarse aggregate (RCA)
Copyrights © 2026