Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Vol. 1 No. 3 (2026): Student Journal

Pengaruh Variasi Fly Ash sebagai Substitusi Semen terhadap Sifat Mekanis dan Biologis Bioreceptive Concrete

Nadia Salsabila Primadani (Unknown)
Dr. Eng. Ir. Eva Arifi, ST., MT., IPM., ASEAN Eng. (Unknown)
Dr. Eng. Devi Nuralinah, ST., MT. (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Jul 2026

Abstract

Penggunaan semen sebagai material utama beton berkontribusi terhadap emisi karbon yang tinggi. Salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan semen adalah dengan memanfaatkan fly ash sebagai substitusi sebagian semen sekaligus meningkatkan potensi bioreceptive concrete, yaitu beton yang mampu mendukung pertumbuhan organisme seperti lumut. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi fly ash terhadap kuat tekan, pertumbuhan lumut, dan pH permukaan beton. Variasi fly ash yang digunakan adalah 0%, 10%, 20%, dan 30% dengan faktor air semen (FAS) 0,44. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28, 56, dan 90 hari, sedangkan pertumbuhan lumut diamati menggunakan ImageJ dan Dino-Lite. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fly ash memengaruhi kuat tekan, pH, dan respons awal pertumbuhan lumut. Variasi NCA-FA20 memberikan peningkatan kuat tekan rata-rata tertinggi pada kondisi dengan lumut, sedangkan variasi NCA-FA30 menunjukkan pertumbuhan morfologi lumut yang lebih baik dibandingkan variasi lainnya. Selain itu, penggunaan fly ash menyebabkan penurunan pH permukaan beton sehingga lebih mendukung sifat bioreseptif. Dengan demikian, fly ash berpotensi digunakan sebagai material pendukung dalam pengembangan bioreceptive concrete yang lebih ramah lingkungan. Kata kunci: bioreceptive concrete, fly ash, kuat tekan, lumut, pH

Copyrights © 2026