Ketergantungan pada aspal impor di Indonesia masih tinggi, sementara Aspal Buton (Asbuton) memiliki potensi sebagai pengikat perkerasan jalan. Namun, pemanfaatannya masih dibatasi oleh karakteristik Marshall dan potensi deformasi plastis. Studi ini meneliti modifikasi campuran AC-WC 8% dan 15% Asbuton menggunakan limbah plastik Polipropilena (PP) 1,5%, 3%, 4,5%, dan 6% serta karet remah 10% pada kadar aspal 6%, 7%, dan 8%. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aditif terhadap karakteristik Marshall (VIM, VMA, VFB, stabilitas, aliran, dan MQ) dan menentukan kadar optimum. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variasi kadar PP, kadar aspal, dan interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap parameter VIM, VMA, VFB, stabilitas, dan Marshall Quotient (MQ).
Copyrights © 2026