Masifnya limbah konstruksi pipa PVC dan limestone memicu permasalahan lingkungan yang serius. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kelayakan modifikasi limbah PVC dan substitusi filler limestone pada campuran Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) untuk menentukan Kadar Aspal Optimum (KAO), karakteristik Marshall, dan efisiensi biaya. Pengujian mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2025 Divisi 6 menggunakan metode pencampuran kering (dry process) pada suhu 160–180 °C dengan aspal penetrasi 60/70. Campuran memanfaatkan potongan limbah PVC (2 x 0,1 cm) dengan variasi 7,5%, 10%, dan 12,5% terhadap berat aspal, serta limbah limestone lolos Saringan No. 200 sebagai substitusi filler sebesar 50%. Hasil penelitian menunjukkan kinerja campuran optimal dicapai pada kombinasi 10% PVC dan 50% limestone, yang memenuhi spesifikasi teknis pada rentang kadar aspal 6,07% hingga 6,77% dengan nilai KAO efisien sebesar 6,4%. Analisis simulasi jalan (1 km x 7 m x 6 cm) membuktikan penerapan KAO 6,4% menelan biaya Rp833.989.327,64, menghasilkan penghematan anggaran sebesar 0,76% dibandingkan campuran konvensional (Rp840.424.608,81) tanpa mengurangi stabilitas dan keawetan struktur perkerasan.
Copyrights © 2026