Perencanaan program gizi yang efektif memerlukan identifikasi masalah berbasis data lokal melalui community diagnosis. Praktik Belajar Lapangan Perencanaan Program Gizi (PBL-PPG) mahasiswa Prodi Gizi bertujuan menghasilkan data status dan faktor ekologi gizi sebagai dasar penyusunan intervensi sesuai kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini mendeskripsikan perencanaan program gizi berbasis community diagnosis di Desa Durian, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan adalah community-based participatory approach melalui koordinasi, pengumpulan dan analisis data, penentuan prioritas masalah, penyusunan program, edukasi gizi, serta evaluasi bersama masyarakat. Data diperoleh melalui pengukuran antropometri, wawancara, observasi, dan diskusi kelompok. Hasil community diagnosis menunjukkan masalah gizi balita dipengaruhi pola konsumsi, praktik pengasuhan, sanitasi, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Berdasarkan prioritas masalah disusun program edukasi gizi, penguatan kapasitas kader, pemantauan pertumbuhan balita, dan promosi perilaku hidup bersih dan sehat. Dukungan pemerintah desa, kader Posyandu, dan masyarakat meningkatkan partisipasi dalam pemantauan pertumbuhan serta edukasi gizi.
Copyrights © 2026