Transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai representasi digital Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) yang memiliki kekuatan hukum yang sama. Namun, implementasi IKD di tingkat masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan, terutama rendahnya literasi digital dan kekhawatiran terhadap keamanan data pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 6 di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya dengan fokus pada edukasi dan pendampingan penggunaan IKD di wilayah Kecamatan Kenjeran. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana mahasiswa terlibat langsung dalam kegiatan sosialisasi, aktivasi, dan pendampingan pemanfaatan IKD di tingkat kelurahan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai fungsi, manfaat, serta prosedur penggunaan IKD sebagai identitas kependudukan resmi berbasis digital. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di tingkat kecamatan serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mendukung transformasi pelayanan publik berbasis e-government.
Copyrights © 2026