Peningkatan jumlah penderita DM Tipe 2 terjadi secara signifikan seiring dengan perubahan pola hidup masyarakat, urbanisasi, dan bertambahnya usia harapan hidup. Sebagian besar berkaitan dengan faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti kurangnya aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, dan perilaku merokok. Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian DM Tipe 2 sangat memerlukan pendekatan promotif dan preventif. Pencegahan DM Tipe 2 melalui edukasi kesehatan, peningkatan aktivitas fisik, dan perubahan perilaku hidup sehat terbukti efektif dalam menurunkan risiko kejadian diabetes dan komplikasinya. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat, sehingga berkontribusi pada penurunan faktor risiko DM Tipe 2. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari pemberian pre-test, penyampaian materi edukasi tentang pengertian Diabetes Melitus Tipe 2, faktor risiko, dampak, serta upaya pencegahan melalui metode ceramah dan diskusi interaktif. Pemberian post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan edukasi 60% pada pre-test menjadi 100 % pada post-test. Peningkatan ini mengindikasi bahwa pemberian informasi edukasi dan penyuluhan mengenai pola hidup dan aktivitas fisik pada peserta bisa membentuk sikap pencegahan terhadap penyakit diabetes melitus tipe 2. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan pola hidup sehat peserta.
Copyrights © 2026