Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran daring pada pelatihan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan fokus pada strategi pengajaran yang diterapkan oleh Widyaiswara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi materi pelatihan. Partisipan terdiri dari Widyaiswara yang berperan sebagai pengajar dan peserta PNS yang mengikuti pelatihan daring. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola, strategi pengajaran, interaksi peserta, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat efektivitas pembelajaran daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengajaran Widyaiswara yang adaptif, interaktif, dan kontekstual, seperti penggunaan studi kasus, simulasi, forum diskusi daring, dan umpan balik individual, meningkatkan keterlibatan peserta, pemahaman materi, serta kemampuan penerapan kompetensi di lingkungan kerja. Penggunaan media digital dan platform daring secara optimal mendukung interaksi dua arah dan mempermudah monitoring pembelajaran. Partisipasi dan motivasi peserta juga dipengaruhi oleh relevansi materi dengan pekerjaan, dukungan pengajar, dan kemudahan penggunaan teknologi. Hambatan yang muncul, seperti keterbatasan akses internet dan pengalaman peserta yang berbeda dalam menggunakan platform digital, dapat diminimalkan melalui pendampingan dan bimbingan tambahan. Temuan penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi lembaga penyelenggara pelatihan PNS, terutama terkait pengembangan strategi pengajaran yang adaptif dan pemanfaatan media digital untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran daring. Penelitian ini juga menekankan pentingnya pengelolaan motivasi peserta serta dukungan teknis untuk mencapai hasil pembelajaran yang optimal.
Copyrights © 2026