Pembelajaran konvensional tanpa media inovatif menyebabkan rendahnya keterlibatan dan hasil belajar IPAS siswa sekolah dasar. Penelitian kuantitatif quasi-experimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan media diorama terhadap hasil belajar IPAS pada materi pertumbuhan manusia. Subjek penelitian ini melibatkan 52 siswa kelas V SD Negeri 4 Tonja Denpasar, yang terbagi rata ke dalam kelas eksperimen sebanyak 26 siswa dan kelas kontrol sebanyak 26 siswa. Data penelitian dikumpulkan melalui instrumen pre-test, post-test, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 88,65 dan kelas kontrol sebesar 83,27. Uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi 0,008 yang lebih kecil dari taraf 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak. Simpulannya, penerapan model Problem Based Learning berbantuan media diorama berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.
Copyrights © 2026