Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan teknologi yang mampu mengintegrasikan data spasial dan nonspasial untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti di sektor kesehatan. Pemanfaatan SIG menjadi semakin penting seiring transformasi digital kesehatan, namun implementasinya di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kualitas data, keterbatasan sumber daya manusia, dan belum optimalnya integrasi sistem informasi kesehatan.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Sistem Informasi Geografis dalam mendukung pengambilan keputusan program kesehatan, mengidentifikasi manfaat dan tantangan implementasinya, serta memberikan rekomendasi penerapan SIG yang efektif dalam mendukung transformasi digital kesehatan di Indonesia. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Literatur diperoleh dari basis data Scopus, PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda dengan kriteria inklusi artikel yang diterbitkan pada tahun 2015–2025 dan membahas penerapan SIG di sektor kesehatan. Hasil telaah menunjukkan bahwa SIG berperan penting dalam surveilans penyakit, pemetaan akses pelayanan kesehatan, penentuan wilayah prioritas intervensi, serta monitoring dan evaluasi program kesehatan. Pemanfaatan SIG mampu meningkatkan kualitas pengambilan keputusan melalui analisis spasial yang lebih akurat. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala berupa kualitas data yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia, interoperabilitas sistem informasi yang masih rendah, serta keterbatasan infrastruktur teknologi. Penerapan SIG yang efektif memerlukan data yang berkualitas, integrasi sistem, kompetensi sumber daya manusia, serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.Sistem Informasi Geografis merupakan teknologi yang efektif dalam mendukung pengambilan keputusan program kesehatan berbasis wilayah. Dengan penerapan yang sistematis dan didukung oleh data yang akurat, sumber daya manusia yang kompeten, serta integrasi sistem informasi kesehatan, SIG dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan ketepatan sasaran pelaksanaan program kesehatan.
Copyrights © 2026