Penggunaan media tanam yang tepat selama proses aklimatisasi tanaman yang bearsal dari kulur jarigan sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman khususnya pada tanaman Nanas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam terhadap pertumbuhan bibit nanas (Ananas comosus L.) hasil kultur in vitro pada tahap aklimatisasi dan menentukan media tanam yang paling efektif dalam mendukung pertumbuhan bibit nanas (Ananas comosus L.) hasil kultur in vitro pada tahap aklimatisasi. Penelitian dilaksanakan di Green House Universitas Pat Petulai Rejang Lebong. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu jenis media tanam yaitu media kompos kulit kopi (K), media sekam padi bakar (S), media cocopeat (C), media tanah (T). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Pada setiap ulangan digunakan 5 sampel bibit, sehingga total bibit nanas yang diamati berjumlah 80 bibit. Variabel yang digunakan adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun dan tinkat kehijauan daun. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan media memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, dan tingkat kehijauan daun. Media kompos kulit kopi menunjukkan pertumbuhan terbaik pada hampir seluruh parameter yang diamati. Tinggi tanaman mencapai 8,55 cm, jumlah daun 17 helai, lebar daun 1,56 cm, panjang daun 6,51 cm, dan tingkat kehijauan daun 36,87. Aklimtisasi pada tanaman nanas sebaiknya menggunakan media kompos kulit kopi dan untuk penelitian selanjutnya dibutuhkan penambahan pupuk NPK atau pupuk POC supaya diperoleh pertumbuhan yang obtimal
Copyrights © 2026