Lipbalm merupakan salah satu produk kosmetik pelembab bibir yang banyak digunakan masyarakat, namun sebagian produk di pasaran masih menggunakan pewarna sintetis yang berpotensi membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui warna yang dihasilkan oleh ekstrak kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) serta pengaruhnya sebagai pewarna alami pada sediaan Lipbalm. Kulit buah naga dipilih karena mengandung senyawa antosianin dan betasianin yang berpotensi menghasilkan warna merah alami sekaligus bermanfaat sebagai antioksidan bagi bibir. Metode penelitian yang digunakan meliputi pembuatan simplisia kulit buah naga, ekstraksi dengan metode sokletasi menggunakan pelarut etanol 70%, dan formulasi sediaan Lipbalm dengan penambahan ekstrak kulit buah naga sebagai pewarna. Sediaan yang dihasilkan kemudian diuji melalui uji organoleptis, uji pH, uji homogenitas, uji daya lekat, uji titik lebur, uji iritasi, dan uji kesukaan terhadap 20 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah naga menghasilkan warna merah muda yang dapat diaplikasikan sebagai pewarna alami pada Lipbalm dengan pH 4-5, titik lebur 54-59°C, tidak menimbulkan iritasi, serta memperoleh tingkat kesukaan sebesar 67% pada formulasi 20 ml dan 60% pada formulasi 10 ml. Dengan demikian, limbah kulit buah naga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami yang aman pada produk kosmetik Lipbalm. Kata Kunci: kulit buah naga, antosianin, pewarna alami, lipbalm, kosmetik Abstract Lip balm is a widely used lip-moisturizing cosmetic product; however, many products on the market still use synthetic dyes that may pose health risks. This study aims to determine the color produced by red dragon fruit peel extract (Hylocereus polyrhizus) and its effect when used as a natural coloring agent in lip balm preparations. Dragon fruit peel was selected because it contains anthocyanin and betacyanin compounds that can produce a natural red color while also functioning as an antioxidant for the lips. The research method included preparing dragon fruit peel simplicia, extracting it using the Soxhlet method with 70% ethanol solvent, and formulating a lip balm with the addition of the extract as a colorant. The resulting preparation was evaluated through organoleptic, pH, homogeneity, adhesion, melting point, irritation, and preference tests involving 20 respondents. The results showed that the dragon fruit peel extract produced a pink color suitable for use as a natural dye in lip balm, with a pH of 4-5, a melting point of 54-59°C, no signs of irritation, and preference levels of 67% for the 20 ml formulation and 60% for the 10 ml formulation. These findings indicate that dragon fruit peel waste has the potential to be utilized as a safe, natural coloring agent in lip balm cosmetic products. Keywords: dragon fruit peel, anthocyanin, natural dye, lip balm, cosmetics
Copyrights © 2026