Peningkatan Jumlah Kendaraan, Kesadaran dan Volume Pengguna Jalan, mobilitas kendaraan pengguna jalan saat berhenti dan parkir, acap kali liar dan tidak terkendali. Sehingga Tidak Tertib, Menyebabkan Kemacetan, Kecelakaan, Menggangu Bahu Jalan dan Penyempitan Fungsi Jalan, serta Kualitas Tata Ruang Kota Menjadi Menurun. Hal tersebut Masih Jauh Dari Standar Minimum Sebuah Kota Yang Tertib, Aman, dan Nyaman. Realitas tersebut menyebabkan kesadaran penempatan kendaraan pada pengguna kendaraan sebagai pengganggu Ketertiban, Keindahan dan Kebersihan (K3) Kota. Hal tersebut tidak lepas dari dampak peningkatan Jumlah Kendaraan atau Pengguna Kendaraan dan Penduduk disertakan keterbatasan dari Lahan Parkir dan juga minimnya rambu dan marka jalan. Sehingga masih saja menjadi upaya solusi rekomendasi kebijakan-kebijakan pemerintah.
Copyrights © 2026