Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi teknis, kompensasi, dan kepuasan kerja terhadap produktivitas pengrajin rotan di Kabupaten Cirebon. Latar belakang penelitian didasari oleh tantangan produktivitas pada sentra industri rotan yang dihadapkan pada kesenjangan keterampilan, sistem kompensasi, dan kondisi kerja yang kurang mendukung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 pengrajin dari tiga perusahaan rotan terpilih di wilayah tersebut. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan proportionate stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, kompetensi teknis, kompensasi, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas dengan nilai R² sebesar 0,715. Secara parsial, ketiga variabel juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan kepuasan kerja sebagai faktor dominan (β=0,466), diikuti kompetensi teknis (β=0,333), dan kompensasi (β=0,122). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun ketiga aspek penting, faktor psiko-sosial yang tercermin dalam kepuasan kerja memegang peran kunci dalam mendorong produktivitas di industri kerajinan tangan yang mengandalkan ketelitian dan kreativitas. Penelitian ini memberikan implikasi manajerial berupa pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan komunikatif, meningkatkan kompetensi melalui pelatihan terstruktur, serta menyempurnakan sistem kompensasi yang dirasakan adil. Dengan demikian, produktivitas pengrajin rotan dapat dioptimalkan melalui pendekatan terintegrasi yang memperhatikan aspek teknis, finansial, dan psiko-sosial.
Copyrights © 2026