Wisata kebugaran berkelanjutan telah menjadi sektor penting dalam industri pariwisata global, terutama setelah pandemi COVID-19. Namun, pengembangan penelitian dan pemahaman mengenai bagaimana keberlanjutan mendukung pengelolaan sumber daya serta pertumbuhan wisata kebugaran masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren penelitian global, kontributor utama, dan tema-tema pokok dalam wisata kebugaran berkelanjutan. Tinjauan pustaka sistematis yang dikombinasikan dengan analisis bibliometrik dilakukan menggunakan 52 artikel yang telah melalui telaah sejawat (*peer-reviewed*) dan terindeks dalam basis data Scopus hingga awal tahun 2025. Analisis ini mengkaji tren publikasi, pola kolaborasi, dan tema penelitian untuk memahami perkembangan bidang ini. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi selama periode 2023–2025, yang mencerminkan meningkatnya minat terhadap perjalanan yang berorientasi pada kebugaran. Negara-negara Asia, khususnya Tiongkok, Thailand, India, dan Indonesia, memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa wisata kebugaran berkelanjutan telah beralih dari fokus pada pengelolaan destinasi dan bisnis menuju isu-isu yang lebih luas, yang mencakup kesejahteraan, kualitas hidup, sumber daya budaya, dan tanggung jawab lingkungan. Studi ini menyimpulkan bahwa wisata kebugaran berkelanjutan memerlukan pengelolaan sumber daya yang efektif, pengembangan sumber daya manusia, dan integrasi strategis aset lokal guna mendukung daya saing pariwisata jangka panjang. Bagi Indonesia, temuan ini menyoroti perlunya memperkuat kebijakan berbasis penelitian dan melakukan standardisasi praktik kebugaran tradisional untuk meningkatkan pengakuan global.
Copyrights © 2026