Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam lingkungan sekolah perlu ditanamkan sejak dini untuk mendukung terciptanya proses belajar yang sehat, aman, dan nyaman. Hasi observasI di MTs Al Hidayah Sadeng menunjukkan masih terdapat permasalahan terkait ergonomi ruang belajar, seperti pencahayaan yang kurang memadai, penggunaan meja dan kursi yang belum sesuai, serta rendahnya pemahaman siswa mengenai ergonomi dan psikologi belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang perilaku belajar yang sehat dan aman melalui edukasi ergonomi dan psikologi belajar. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2026 dengan melibatkan 29 siswa kelas VIII. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, praktik posisi duduk ergonomis, diskusi interaktif, pendampingan, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Selama kegiatan, siswa menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi maupun praktik ergonomi, serta mampu menerapkan posisi belajar yang baik sesuai prinsip ergonomi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah mengikuti edukasi, yang tercermin dan meningkatnya nilai rata-rata pre-test sebesar 53,21 menjadi 79,34 pada post-test. Kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai ergonomi dan psikologi belajar serta mendorong terbentuknya perilaku belajar yang lebih sehat, aman, dan nyaman di lingkungan sekolah. Edukasi ergonomi dan psiologi belajar dapat menjadi salah satu upaya promotif untuk membangun kebiasaan belajar yang mendukung keselamatan dan kesehatan siswa sejak usia sekolah.
Copyrights © 2026