Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 4 (2026): JAMSI - Juli 2026

Edukasi Pencegahan Stunting pada Keluarga Balita melalui Kegiatan Posyandu Disertai Pemetaan Faktor Risiko di Desa Belik, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto

Zahra Nabilah (Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Indonesia)
Nadila Niswatin Madinatimron (Teknik Industri, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin, Universitas Airlangga, Indonesia)
Davin Tulus Jeremiah Nainggolan (Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Airlangga, Indonesia)
Savira Ratnadewati Nirwasita (Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga, Indonesia)
Revalina Setya Heri (Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Airlangga, Indonesia)
Syams Nauval Pranata (Bahasa dan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga, Indonesia)
Firyaal Rajwaa Kayana (Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga, Indonesia)
Fasya Annisa (Destinasi Pariwisata, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga, Indonesia)
Cendekia Muhammad Anderi (Teknologi Sains Data, Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin, Universitas Airlangga, Indonesia)
Siti Nuraini (Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga, Indonesia)



Article Info

Publish Date
19 Jul 2026

Abstract

Permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia masih kompleks, terutama dalam pemenuhan gizi dan status kesehatan anak. Salah satu masalah gizi dengan prevalensi tinggi adalah stunting pada anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan stunting kepada keluarga balita dan masyarakat, yang didukung pemetaan mendalam faktor risiko stunting di tingkat rumah tangga. Pemetaan dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi keluarga balita terindikasi stunting, hambatan praktik gizi, serta upaya pencegahan stunting dalam konteks peran keluarga. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui observasi dan wawancara semi terstruktur, dilanjutkan edukasi pencegahan menggunakan media leaflet pada kegiatan posyandu Desa Belik. Sasaran kegiatan adalah 10 keluarga dengan balita terindikasi stunting. Hasil menunjukkan pemberian makanan tambahan (PMT) pada balita belum optimal, ditemukan pada 8 dari 10 keluarga. Mayoritas ibu balita tidak rutin mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan memiliki riwayat anemia saat kehamilan, serta ditemukan kasus infeksi atau alergi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa stunting tidak hanya bersumber dari aspek gizi, tetapi juga aspek sosial, ekonomi, dan perilaku keluarga, sehingga penanganannya perlu dilakukan secara holistik dan berkelanjutan. Kegiatan edukasi bermedia leaflet yang dilakukan juga menunjukkan bahwa keluarga sasaran menjadi lebih memahami pentingnya gizi seimbang dan pencegahan stunting sejak dini.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...