Jurnal Profesi Insinyur Indonesia
Vol 4, No 1 (2026): JPII

Kajian Peningkatan Efisiensi Operasional dan Produktivitas Pangan Melalui Penerapan Smart Irrigation System berbasis Artificial Intelligence (AI) pada Daerah Irigasi Manganti

Andi Widyanto (Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275)
Hadiyanto Hadiyanto (Program Studi Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275 Departemen Teknik Kimia Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, I)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2026

Abstract

Daerah Irigasi (DI) Manganti dengan luas layanan 26.153 Ha memanfaatkan sumber air Sungai Citanduy melalui Bendung Manganti yang dialirkan ke saluran primer Sidareja, Cihaur dan Lakbok Selatan menghadapi permasalahan inefisiensi distribusi air akibat kebocoran jaringan, sadap liar, kesalahan operasional, serta ketidakpastian ketersediaan air pada musim kemarau. Penelitian ini mengevaluasi implementasi Manganti Smart Irrigation System pada DI Manganti dalam meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas pangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Sistem ini mengintegrasikan infrastruktur Internet of Things (IoT) mencakup sensor, aktuator dan jaringan fiber optic dengan algoritma Artificial Intelligence (AI) untuk pengelolaan pintu air secara real-time, real allocation dan real losses. Validasi model AI menunjukkan presisi tinggi dalam forecasting alokasi air dengan Mean Absolute Error (MAE) 0,034 dan R2 sebesar 0,936. Implementasi sistem ini meningkatkan kinerja jaringan irigasi secara signifikan ditunjukkan oleh perluasan area layanan efektif sebesar 3.300 Ha, peningkatan Indeks Pertanaman dari 173,22% menjadi 219,17%, serta meningkatkan produksi padi menjadi 233.654 ton. Selain itu, efisiensi operasional tercapai melalui penghematan biaya tenaga kerja sebesar Rp2,82 miliar per tahun (41,4%), peningkatan produksi padi dengan potensi nilai tambah ekonomi sekitar Rp51,3 miliar per musim. Inovasi ini merepresentasikan solusi teknis yang andal dan ekonomis dalam modernisasi irigasi untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Kata kunci: Smart Irrigation System, Artificial Intelligence, IoT, efisiensi irigasi, optimasi debit

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpii

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Electrical & Electronics Engineering Transportation

Description

Fokus dari JPII ini adalah mempublikasikan setiap artikel ilmiah dari dari para peneliti, insinyur, Insinyur Profesional. Artikel yang diterbitkan dapat berbentuk Artikel Riset, Artikel Review, Artikel dari Studi Kasus, Review Artikel baik Singkat maupun Lebar. Pekerjaan Keinsinyuran diantaranya ...