Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh budaya organisasi dan komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan, pada Biro Kepemerintahan Otsus dan Kesra Provinsi Papua Barat Daya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 36 responden yang merupakan seluruh pegawai di biro tersebut (sampel jenuh). Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial dengan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05) dan koefisien regresi positif sebesar 0,647; (2) Komitmen organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai secara parsial dengan nilai signifikansi 0,823 (p > 0,05); (3) Budaya organisasi dan komitmen organisasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F-hitung sebesar 11,469 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,410 menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan 41% variasi kinerja pegawai, sedangkan sisanya 59% dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penguatan budaya organisasi yang positif perlu menjadi prioritas utama dalam upaya peningkatan kinerja pegawai, serta diperlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan budaya dan komitmen organisasi secara simultan.
Copyrights © 2026