Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan fasilitas terhadap kinerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan, pada Biro Kepemerintahan Otonomi Khusus dan Kesejahteraan Rakyat (Ostus dan Kesra) Provinsi Papua Barat Daya. Latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 64,2 (di bawah rata-rata nasional 73,4) serta fluktuasi penyerapan dana Otsus antara 79%-85% yang mencerminkan lemahnya kapasitas birokrasi daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh pegawai PNS di lingkungan Biro Ostus dan Kesra yang berjumlah 36 orang (sampling jenuh). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert 4 poin. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 24.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien regresi 0,412, signifikansi 0,006 (p
Copyrights © 2026