Rendahnya pemahaman siswa Madrasah terhadap materi Sejarah Budaya Islam (SPA) telah menjadi masalah mendasar yang tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan konvensional yang telah lama mendominasi ruang kelas. Studi ini bertujuan untuk mengintegrasikan pendekatan Deep Learning berbasis Teams Games Tournament (TGT), didukung oleh media kartu dan puzzle edukatif, sebagai strategi inovatif yang dirancang untuk menciptakan pembelajaran SPA yang aktif, bermakna, dan menyenangkan. Dengan menggunakan desain Classroom Action Research (CAR) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart yang dilakukan dalam dua siklus, studi ini melibatkan 18 siswi kelas tujuh Madrasah Tsanawiyyah Mathla'unnajah Sumedang sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa: rata-rata kelas meningkat dari 46,61 pada pra-siklus menjadi 77,55 pada Siklus I, dan mencapai puncaknya pada 91,55 pada Siklus II, dengan kelengkapan klasik meningkat secara dramatis dari 11,11% menjadi 94,44%. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip Deep Learning yang penuh perhatian, bermakna, dan menyenangkan dengan dinamika kompetitif-kolaboratif TGT mampu mengubah ruang kelas dari sekadar ruang transfer informasi menjadi arena pembangunan pengetahuan yang bermakna dan berkelanjutan. Studi ini menegaskan pentingnya penerapan pendekatan TGT berbasis Deep Learning sebagai model pembelajaran yang inovatif, relevan, dan efektif untuk dikembangkan lebih lanjut dalam SKI dan mata pelajaran lainnya di tingkat Madrasah Tsanawiyyah .
Copyrights © 2026