Problematika pembelajaran sains yang terjadi pada anak di jenjang di sekolah di wilayah Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang adalah kurang kontekstualnya materi yang dipelajari dengan keadaan di lingkungan sekitar sebagai sumber belajar. Hal ini dikarenakan banyak siswa yang berlatar belakang anak Tenaga Kerja Wanita (TKW) dengan dalih sumber pengetahuan secara informal dari seorang Ibu tergolong minim dan jarang terjadi pola interaksi tentang alam. Perlu diketahui bahwa peningkatan literasi sains dapat diperoleh dari kegiatan memahami fungsi dan kebermanfaatan tumbuhan dan tanaman di sekitar lingkungan. Tujuan penelitian yaitu mengukur kemampuan literasi sains anak sekolah dasar yang latar belakang orang tuanya bekerja di luar negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Adapun langkah-langkah pengumpulan data meliputi studi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa potensi alam yang berada di wilayah Kecamatan Wonosalam kurang dimanfaatkan secara maksimal dalam meningkatkan literasi sains secara kontekstual. Beberapa tanaman yang berada di wilayah Kecamatan Wonosalam sangatlah beragam dapat dimanfaatkan sebagai obat, jamu, penyedap makanan atau kuliner, dan bumbu masak. Simpulan dari penelitian mendeskripsikan bahwa kemampuan literasi sains anak yang berlatar belakang keluarga Tenaga Kerja Wanita (TKW) kurang terimplikasi secara maksimal, karena banyaknya orang tua khususnya Ibu bekerja di luar negeri. Sehingga sumber informasi informal tentang potensi sumber daya alam kurang diperoleh anak secara optimal.
Copyrights © 2026