Penelitian ini membahas kajian psikologi sastra dalam novel Unfinished Goodbye karya Syahid Muhammad serta relevansinya sebagai bahan ajar apresiasi sastra di SMA. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya novel sebagai media refleksi kehidupan yang menghadirkan konflik batin, kehilangan, rasa bersalah, dan proses pemulihan tokoh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud yang meliputi id, ego, dan superego, serta menjelaskan pemanfaatannya dalam pembelajaran sastra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data penelitian berupa kutipan teks yang menunjukkan dinamika psikologis tokoh, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, baca, dan catat. Hasil penelitian menemukan 12 data, terdiri atas 4 unsur id, 4 unsur ego, dan 4 unsur superego. Temuan ini menunjukkan bahwa novel Unfinished Goodbye relevan digunakan sebagai bahan ajar karena mampu melatih apresiasi sastra, empati, refleksi diri, dan pemahaman karakter peserta didik.
Copyrights © 2026