Penelitian ini membahas representasi kegelisahan Generasi Z dalam album Menari dengan Bayangan karya Hindia melalui kajian semiotika Roland Barthes. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kuatnya lirik lagu sebagai bagian dari sastra populer yang mampu merefleksikan tekanan sosial, kecemasan, pencarian identitas, dan pengalaman emosional generasi muda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan simbol-simbol kegelisahan Gen Z dalam delapan lagu Hindia serta menganalisis relevansinya berdasarkan persepsi pendengar Gen Z. Penelitian menggunakan metode campuran dengan desain sequential exploratory. Data kualitatif diperoleh melalui analisis lirik berdasarkan konsep denotasi, konotasi, dan mitos, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner kepada 35 mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan delapan simbol utama, yaitu penarikan diri, penyangkalan emosi, penerimaan keterbatasan, ketidakpastian masa depan, kejenuhan rutinitas, pencarian makna, kekosongan batin, dan kebingungan tujuan hidup. Implikasinya, album ini merepresentasikan realitas psikologis Gen Z secara autentik.
Copyrights © 2026