Penelitian ini membahas representasi ketimpangan gender dalam film Gadis Kretek sutradara Kamila Andini dengan pendekatan feminisme. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kuatnya budaya patriarki yang membatasi ruang gerak, hak, kesempatan, dan pengakuan terhadap perempuan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk ketimpangan gender yang meliputi marginalisasi, subordinasi, stereotip, kekerasan, dan beban kerja. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data berupa dialog, adegan, dan tindakan tokoh dalam film yang dikumpulkan melalui teknik simak, transkripsi, catat, dokumentasi, pengelompokan, dan tabulasi data. Hasil penelitian menemukan 65 data ketimpangan gender, terdiri atas beban kerja 27 data, marginalisasi perempuan 12 data, kekerasan 11 data, stereotip 8 data, dan subordinasi 7 data. Temuan menunjukkan bahwa perempuan mengalami beban ganda, pembatasan akses, pelabelan negatif, dan perlakuan merendahkan. Implikasinya, film dapat menjadi media kritik sosial yang menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya kesetaraan gender dalam keluarga, pekerjaan, budaya, dan masyarakat luas. Penelitian ini juga memperkuat kajian feminisme dalam analisis film Indonesia.
Copyrights © 2026