Masa remaja adalah fase penting dalam perkembangan manusia. Fase ini ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang cepat menuju kedewasaan. Dalam masa transisi ini, remaja sangat ingin tahu dan sering dipengaruhi oleh lingkungan pergaulan mereka. Penggunaan media sosial sebagai tempat utama untuk berinteraksi seringkali menyebabkan konflik interpersonal yang tidak sehat. Perundungan atau bullying menjadi ancaman serius. Ini dapat merusak kesejahteraan psikologis dan menghambat perkembangan remaja. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui keefektivitas metode edukasi yang digunakan dalam mengubah cara pandang seseorang terhadap tindakan bullying atau perundungan. Metode pelaksanaan yang digunakan Jenis pengabdian ini merupakan pengabdian pre-experimental dengan rancangan one group pre-test dan post-test. Rancangan kegiatan dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pretest dan posttest. Populasi dan sampel yang digunakan dalam pengabdian ini sebanyak 13 orang remaja. Penyuluhan ini dilakukan di RT 22 RW 07, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang pada 21 April 2026. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan edukasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan remaja. Nilai rata-rata pre-test yang semula sebesar 49,23 meningkat menjadi 66,15 pada post-test. Hasil uji statistik juga menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan
Copyrights © 2026