Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem pesisir yang memiliki fungsi ekologis dan ekonomi yang penting bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat pulau. Namun, meningkatnya tekanan terhadap ekosistem pesisir menuntut adanya upaya konservasi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai bagian dari implementasi Blue Economy. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian terumbu karang sebagai modal alam (natural capital) yang mendukung pembangunan ekonomi pesisir berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6–7 Juli 2026 di Pulau Barrang Caddi, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar dengan melibatkan delapan orang pemuda pesisir yang tergabung dalam komunitas pemuda pemerhati lingkungan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi monitoring kondisi terumbu karang melalui observasi visual secara langsung, edukasi mengenai konservasi terumbu karang dan konsep Blue Economy, serta Focus Group Discussion (FGD). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kondisi terumbu karang pada lokasi pengamatan secara umum masih relatif baik dan memiliki potensi untuk terus mendukung keberlanjutan fungsi ekologis maupun ekonomi. Kegiatan edukasi dan FGD berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya konservasi terumbu karang sebagai modal alam yang memberikan manfaat bagi sektor perikanan, perlindungan wilayah pesisir, dan pengembangan wisata bahari. Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan komitmen bersama antara perguruan tinggi dan komunitas pemuda untuk mendukung pelestarian terumbu karang melalui kegiatan edukasi dan monitoring secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam mendukung implementasi Blue Economy berbasis konservasi sumber daya pesisir.
Copyrights © 2026