Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi mengenai bahaya merokok dan memperkuat dukungan remaja terhadap lingkungan sekolah bebas rokok. Kegiatan dilaksanakan pada 26 siswa kelas XI SMAN 7 Banjarmasin melalui penyuluhan interaktif, pemutaran video edukasi, diskusi, dan pembagian leaflet. Evaluasi sejak awal dirancang sebagai survei deskriptif pascakegiatan untuk menggambarkan pemahaman, sikap, serta penerimaan peserta terhadap materi dan media edukasi; kegiatan ini tidak menggunakan pengukuran pretest. Seluruh peserta menyatakan bahwa merokok dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius dan paparan asap rokok berbahaya bagi orang di sekitar. Sebanyak 92,3% peserta memahami larangan merokok di kawasan bebas rokok, 100% mendukung pemberian sanksi terhadap pelanggaran, dan 96,2% menilai promosi bahaya rokok perlu dilakukan secara rutin. Penyuluhan langsung merupakan media edukasi yang paling banyak diterima peserta (76,9%), diikuti video edukasi (69,2%) dan poster atau spanduk (65,4%). Hasil ini menunjukkan respons pascakegiatan yang positif, tetapi tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan peningkatan pengetahuan karena tidak tersedia data sebelum intervensi.
Copyrights © 2026