Pembelajaran berbasis etnopedagogik perlu dikembangkan guna mengenalkan budaya lokal, sehingga akan meningkatkan sikap hormat dan saling menghargai pada budaya bangsa. Tujuan penelitian adalah untuk mengeksplorasi alam, kehidupan dan budaya masyarakat suku Baduy sebagai implementasi pembelajaran berbasis etnopedagogik. Penelitian dilakukan di perkampungan suku Baduy Luar. Penelitian dilakukan secara kualitatif, dimana data disajikan secara deskriptif. Data diperoleh dengan cara survei, wawancara dengan masyarakat dan kepala kampung (kokolot), serta orang yang dianggap mengerti akan seluk beluk kehidupan masyarakat suku Baduy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat suku Baduy secara umum terbagi menjadi dua bagian yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar. Mereka sangat menjunjung tinggi aturan adat dan sangat menghormati ajaran nenek moyang yang diajarkan secara turun temurun (pikukuh karuhun). Beberapa upacara adat seperti upacara menanam dan memanen hasil ladang, kelahiran, perkawinan, kematian serta upacara hari raya (seba) dilakukan secara bergotong royong. Mereka sangat patuh pada pemimpin adat (pu’un) dan menjaga kelestarian alam, karena bagi masyarakat suku Baduy alam adalah sumber kehidupan mereka.
Copyrights © 2026