Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an
Vol. 13 No. 2 (2026): ELEMENTARY SCHOOL (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ke-SD-an)

Analisis Prosedur Penanganan Dan Sistem Tempat Redistribusi Pangan Surplus Pada Program Makan Bergizi Gratis Di Sekolah Dasar

Nadhira Febrianti Chandra (Universitas Trunodjoyo Madura)
Zahwa Sahara (Universitas Trunodjoyo Madura)
Hana Rosyida (Universitas Trunodjoyo Madura)
Siti Nurhaliza (Universitas Trunodjoyo Madura)
Dwi Apriliana Zubaidatul Islamiyah (Universitas Trunodjoyo Madura)
Eriq Ilham Surya Novanta (Universitas Trunodjoyo Madura)
Ahmad Sudi Pratikno (Universitas Trunodjoyo Madura)



Article Info

Publish Date
09 Jul 2026

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan upaya pemerintah dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik di sekolah dasar. Namun, mekanisme pengadaan berbasis kuota kaku berpotensi menimbulkan surplus logistik akibat ketidakhadiran siswa. Penelitian studi kasus kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis prosedur penanganan makanan tidak terdistribusi, mengidentifikasi kendala operasional guru, serta mengkaji alur redistribusi pangan surplus di UPTD SDN Karangleman, Kabupaten Bangkalan. Data diperoleh melalui observasi non-partisipan terstruktur menggunakan skala Guttman selama satu minggu, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam bersama lima informan yang terdiri atas kepala sekolah, guru pengelola MBG, guru kelas rendah, guru kelas tinggi, dan perwakilan wali murid untuk memperkuat triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total pasokan 137 porsi harian, ditemukan surplus rata-rata sebanyak 12 porsi pauk matang (tingkat surplus 8,76%) akibat siswa absen. Penanganan surplus dikelola secara bertahap meliputi identifikasi presensi, pemisahan fisik, dan proses pengemasan ulang (re-packaging) manual menggunakan logistik mandiri akibat kewajiban pengembalian wadah katering. Kendala operasional utama mencakup keterbatasan fasilitas penyimpanan higienis (chiller) serta bertambahnya beban kerja sekunder non-akademik guru. Meskipun demikian, alur redistribusi eksternal berbasis sistem titipan antarteman yang searah geografis terbukti efektif mencapai target zero food waste (0% makanan terbuang). Implikasi praktis penelitian ini menegaskan perlunya penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) tata kelola pangan darurat sekolah dan penerapan sistem kuota pengadaan yang lebih fleksibel (flexible quota).

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

es

Publisher

Subject

Education

Description

Elementary School : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran ke-SD-an published scientific paper of the research result and literature review in the scope of elementary education and learning. Elementary School : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran ke-SD-an publishes scientific writings from the literature ...