Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres akademik dengan perilaku prokrastinasi pada siswa SMP Negeri 2 Suli. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 118 siswa yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari total populasi 168 siswa. Pengumpulan data menggunakan skala stres akademik dan skala prokrastinasi. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan persamaan Y = 37,474 + 1,152X dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,497. Temuan ini membuktikan bahwa stres akademik berkontribusi sebesar 49,7% terhadap perilaku prokrastinasi siswa, sedangkan 50,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara stres akademik dengan prokrastinasi, yang berarti semakin tinggi tingkat stres akademik maka semakin tinggi pula perilaku prokrastinasi siswa. Kesimpulannya, stres akademik merupakan salah satu prediktor penting dalam memicu prokrastinasi di kalangan siswa.
Copyrights © 2026