Sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia. RW 05 Desa Cikadut, Kabupaten Bandung, menghadapi keterbatasan dalam pemilahan dan pengolahan sampah sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran dan risiko kesehatan. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui integrasi metode Kompos Takakura, budidaya Black Soldier Fly (BSF), dan pembuatan insektisida alami sebagai model pemberdayaan masyarakat. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest, melibatkan 30 responden. Instrumen berupa kuesioner digunakan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (kategori baik meningkat dari 26,7% menjadi 100%; p<0,001) serta sikap positif (dari 16,7% menjadi 100%; p<0,001). Model ini tidak hanya berorientasi pada reduksi timbulan sampah, tetapi juga membangun kesadaran ekologis dan potensi ekonomi. Dengan demikian, pendekatan ini berpeluang direplikasi sebagai strategi pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis komunitas
Copyrights © 2026