Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pembelajaran Ekologi Hewan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Negeri Medan (UNIMED) melalui kajian terhadap kurikulum, proses pembelajaran, perangkat pembelajaran, serta capaian hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang digunakan belum sepenuhnya selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), terutama pada perumusan capaian pembelajaran yang masih didominasi oleh kompetensi kognitif tingkat rendah seperti mengingat dan memahami. Kondisi ini berimplikasi pada proses pembelajaran yang masih berpusat pada dosen, dengan metode ceramah dan diskusi sebagai pendekatan utama, sehingga keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses konstruksi pengetahuan belum optimal. Selain itu, sumber belajar yang digunakan masih terbatas dan belum mengintegrasikan potensi lokal sebagai konteks pembelajaran, padahal kajian ekologi sangat relevan dengan lingkungan sekitar. Hasil evaluasi capaian belajar menunjukkan bahwa kemampuan kognitif tingkat tinggi, berpikir kritis, dan pemecahan masalah mahasiswa berada pada kategori rendah. Meskipun demikian, aspek sikap mahasiswa berada pada kategori baik, namun belum sepenuhnya terfasilitasi dalam desain pembelajaran. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan model pembelajaran inovatif yang berorientasi pada student-centered learning, penyusunan perangkat ajar kontekstual berbasis potensi lokal, serta penerapan sistem penilaian autentik yang mampu mendorong penguasaan keterampilan abad ke-21, sehingga kualitas pembelajaran Ekologi Hewan dapat meningkat secara signifikan
Copyrights © 2026