Alfi Sapitri
Universitas Sari Mutiara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pembelajaran Ekologi Hewan pada Mahasiswa Pendidikan Biologi Retnita Ernayani Lubis; Alfi Sapitri
Education & Learning Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/el.v6i1.1949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pembelajaran Ekologi Hewan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Negeri Medan (UNIMED) melalui kajian terhadap kurikulum, proses pembelajaran, perangkat pembelajaran, serta capaian hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang digunakan belum sepenuhnya selaras dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), terutama pada perumusan capaian pembelajaran yang masih didominasi oleh kompetensi kognitif tingkat rendah seperti mengingat dan memahami. Kondisi ini berimplikasi pada proses pembelajaran yang masih berpusat pada dosen, dengan metode ceramah dan diskusi sebagai pendekatan utama, sehingga keterlibatan aktif mahasiswa dalam proses konstruksi pengetahuan belum optimal. Selain itu, sumber belajar yang digunakan masih terbatas dan belum mengintegrasikan potensi lokal sebagai konteks pembelajaran, padahal kajian ekologi sangat relevan dengan lingkungan sekitar. Hasil evaluasi capaian belajar menunjukkan bahwa kemampuan kognitif tingkat tinggi, berpikir kritis, dan pemecahan masalah mahasiswa berada pada kategori rendah. Meskipun demikian, aspek sikap mahasiswa berada pada kategori baik, namun belum sepenuhnya terfasilitasi dalam desain pembelajaran. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan model pembelajaran inovatif yang berorientasi pada student-centered learning, penyusunan perangkat ajar kontekstual berbasis potensi lokal, serta penerapan sistem penilaian autentik yang mampu mendorong penguasaan keterampilan abad ke-21, sehingga kualitas pembelajaran Ekologi Hewan dapat meningkat secara signifikan
Evaluasi Antioksidan Kulit Buah Jeruk (Citrus) Dengan Metode Uji DPPH, FRAP, ABTS, CUPRAC Monica Suryani; Eva Diansari Marbun; Alfi Sapitri; Burma Michael Sipayung; Silvina Putri
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1135

Abstract

Limbah kulit buah jeruk (Citrus spp.) merupakan sumber antioksidan alami yang berpotensi besar namun sering belum dimanfaatkan secara optimal. Artikel ini disusun sebagai mini review yang bertujuan merangkum dan membandingkan aktivitas antioksidan kulit berbagai jenis jeruk berdasarkan empat metode uji, yaitu DPPH, FRAP, ABTS, dan CUPRAC. Metode yang digunakan adalah studi literatur deskriptif kualitatif terhadap publikasi ilmiah nasional dan internasional tahun 2022–2026 yang diperoleh dari Google Scholar, Garuda, ScienceDirect, PubMed/PMC, DOAJ, dan ResearchGate. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai ICβ‚…β‚€ dan kapasitas reduksi bervariasi luas antarjenis jeruk dan antarmetode, dengan kategori aktivitas berkisar dari sangat kuat hingga sangat lemah. Kadar fenolik dan flavonoid, metode ekstraksi, jenis pelarut, serta spesies dan bagian kulit yang diuji menjadi faktor utama yang memengaruhi hasil pengujian. Metode DPPH lebih sensitif terhadap senyawa polar, sedangkan FRAP, ABTS, dan CUPRAC mampu menangkap kontribusi senyawa semipolar hingga lipofilik seperti monoterpena. Perbandingan antarmetode menegaskan bahwa penilaian aktivitas antioksidan kulit jeruk hanya dari satu metode berisiko memberikan gambaran yang tidak lengkap, sehingga pendekatan multimetode diperlukan untuk memperoleh profil antioksidan yang lebih komprehensif.