This study aimed to describe the level of basic soccer skills among Taruna Jaya FC players aged 10–17 years in Wera District, Bima Regency, using a quantitative descriptive design. The sample consisted of 15 active players selected through total sampling. Data were collected using basic soccer skill tests covering passing, dribbling, shooting, and heading. The data were analyzed using frequencies, percentages, and additional coded-category descriptive statistics to clarify the tendency of each skill because individual raw scores were not available in the source manuscript. The results showed that passing was the most dominant skill: 5 players (33.33%) were in the very good category, 5 players (33.33%) in the good category, and 5 players (33.33%) in the fair category, with no players in the poor or very poor categories. Dribbling and shooting were the weakest skills because 9 players (60.00%) were categorized as poor or very poor in each skill. Heading was also not optimal, with 7 players (46.67%) categorized as poor or very poor. These findings should be interpreted cautiously because the study involved a small sample and a wide age range, which may reflect differences in maturation, training experience, and physical development. The results can be used as an initial evaluation for designing more targeted basic technique training, especially for dribbling, shooting, and gradual heading practice. Keywords: basic soccer skills, passing, dribbling, shooting, heading, football Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kemampuan teknik dasar sepak bola pemain Taruna Jaya FC usia 10–17 tahun di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima dengan menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 15 pemain aktif yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan teknik dasar sepak bola yang meliputi passing, dribbling, shooting, dan heading. Analisis data menggunakan frekuensi, persentase, serta statistik deskriptif tambahan berbasis indeks kategori terkode untuk memperjelas kecenderungan setiap teknik karena skor mentah individual tidak tersedia dalam naskah sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa passing merupakan teknik paling dominan, yaitu 5 pemain (33,33%) berada pada kategori sangat baik, 5 pemain (33,33%) kategori baik, dan 5 pemain (33,33%) kategori cukup, tanpa pemain pada kategori kurang dan sangat kurang. Dribbling dan shooting menjadi teknik paling lemah karena masing-masing memiliki 9 pemain (60,00%) pada kategori kurang dan sangat kurang. Heading juga belum optimal karena 7 pemain (46,67%) berada pada kategori kurang dan sangat kurang. Temuan ini perlu ditafsirkan secara hati-hati karena jumlah sampel kecil dan rentang usia cukup lebar, sehingga kemampuan pemain dapat dipengaruhi oleh perbedaan maturasi, pengalaman latihan, dan perkembangan fisik. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai evaluasi awal untuk menyusun latihan teknik dasar yang lebih terarah, khususnya pada dribbling, shooting, dan latihan heading bertahap. Kata kunci: teknik dasar sepak bola, passing, dribbling, shooting, heading, sepak bola
Copyrights © 2026