Soemardiawan
Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN PASSING GIVE AND GO TERHADAP ENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING PEMAIN FUTSAL PERSIM MANGGARAI TENGAH FC Safrisius Jemeon; Soemardiawan; Ali Imran
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 7 No. 3 (Juli, 2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.vi.6607

Abstract

Passing is a fundamental skill in futsal because the game is played in a limited space and requires quick ball circulation, accuracy, and continuous movement. This study aimed to analyze the effect of give-and-go passing training on the improvement of passing skills among Persim Manggarai Tengah FC futsal players while considering the limitation of the pre-experimental design. This research employed a quantitative pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The participants were 16 active players selected using total sampling, and all participants followed the complete research procedure from pretest to posttest. The instrument used was a 30-second passing and controlling test. The treatment consisted of a structured give-and-go passing training program conducted for six weeks with three sessions per week and organized through warm-up, core drill, and cool-down activities. Data were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro-Wilk normality test for difference scores, and paired sample t-test at a significance level of 0.05. The results showed that the mean pretest score was 18.313 and increased to 21.375 in the posttest, with a mean difference of 3.063 points. The paired sample t-test produced t(15) = -16.975 and p < 0.001, indicating a significant improvement after the treatment. These findings suggest that give-and-go passing training is associated with a significant improvement in passing skills, particularly in accuracy, coordination, and movement after passing, although causal interpretation should be made cautiously because the study did not involve a control group. Keywords: give-and-go training, passing skills, futsal, pre-experimental study, motor learning Latihan passing give and go merupakan bentuk latihan kombinasi yang menekankan kemampuan mengoper bola, bergerak tanpa bola, dan menerima umpan kembali secara cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan passing give and go terhadap peningkatan keterampilan passing pemain futsal Persim Manggarai Tengah FC dengan tetap memperhatikan keterbatasan desain pre-eksperimen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 16 pemain aktif yang dipilih menggunakan teknik total sampling dan seluruh pemain mengikuti rangkaian penelitian sampai posttest. Instrumen penelitian berupa tes passing dan controlling selama 30 detik. Perlakuan diberikan melalui program latihan passing give and go selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu yang disusun melalui tahap pemanasan, latihan inti, dan pendinginan. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk terhadap skor selisih, dan uji paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 18,313 meningkat menjadi 21,375 pada posttest, dengan selisih rata-rata 3,063 poin. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan t(15) = -16,975 dan p < 0,001, sehingga terdapat peningkatan yang signifikan setelah perlakuan. Dengan demikian, latihan passing give and go berasosiasi dengan peningkatan signifikan keterampilan passing pemain futsal, terutama pada aspek akurasi, koordinasi, dan kesiapan bergerak setelah melakukan passing; namun, interpretasi kausal perlu dilakukan secara hati-hati karena penelitian ini tidak menggunakan kelompok kontrol. Kata kunci: latihan give and go, keterampilan passing, futsal, pre-eksperimen, pembelajaran motorik
ANALISIS TEKNIK DASAR SEPAK BOLA PADA TIM TARUNA JAYA FC USIA 10-17 TAHUN DI KECAMATAN WERA KABUPATEN BIMA Ahmad Dani; Soemardiawan; Ismail Marzuki; Nurdin
Journal Sport Science, Health and Tourism of Mandalika (Jontak) e-ISSN 2722-3116 Vol. 7 No. 3 (Juli, 2026)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jontak.vi.6626

Abstract

This study aimed to describe the level of basic soccer skills among Taruna Jaya FC players aged 10–17 years in Wera District, Bima Regency, using a quantitative descriptive design. The sample consisted of 15 active players selected through total sampling. Data were collected using basic soccer skill tests covering passing, dribbling, shooting, and heading. The data were analyzed using frequencies, percentages, and additional coded-category descriptive statistics to clarify the tendency of each skill because individual raw scores were not available in the source manuscript. The results showed that passing was the most dominant skill: 5 players (33.33%) were in the very good category, 5 players (33.33%) in the good category, and 5 players (33.33%) in the fair category, with no players in the poor or very poor categories. Dribbling and shooting were the weakest skills because 9 players (60.00%) were categorized as poor or very poor in each skill. Heading was also not optimal, with 7 players (46.67%) categorized as poor or very poor. These findings should be interpreted cautiously because the study involved a small sample and a wide age range, which may reflect differences in maturation, training experience, and physical development. The results can be used as an initial evaluation for designing more targeted basic technique training, especially for dribbling, shooting, and gradual heading practice. Keywords: basic soccer skills, passing, dribbling, shooting, heading, football Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kemampuan teknik dasar sepak bola pemain Taruna Jaya FC usia 10–17 tahun di Kecamatan Wera, Kabupaten Bima dengan menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 15 pemain aktif yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan teknik dasar sepak bola yang meliputi passing, dribbling, shooting, dan heading. Analisis data menggunakan frekuensi, persentase, serta statistik deskriptif tambahan berbasis indeks kategori terkode untuk memperjelas kecenderungan setiap teknik karena skor mentah individual tidak tersedia dalam naskah sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa passing merupakan teknik paling dominan, yaitu 5 pemain (33,33%) berada pada kategori sangat baik, 5 pemain (33,33%) kategori baik, dan 5 pemain (33,33%) kategori cukup, tanpa pemain pada kategori kurang dan sangat kurang. Dribbling dan shooting menjadi teknik paling lemah karena masing-masing memiliki 9 pemain (60,00%) pada kategori kurang dan sangat kurang. Heading juga belum optimal karena 7 pemain (46,67%) berada pada kategori kurang dan sangat kurang. Temuan ini perlu ditafsirkan secara hati-hati karena jumlah sampel kecil dan rentang usia cukup lebar, sehingga kemampuan pemain dapat dipengaruhi oleh perbedaan maturasi, pengalaman latihan, dan perkembangan fisik. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai evaluasi awal untuk menyusun latihan teknik dasar yang lebih terarah, khususnya pada dribbling, shooting, dan latihan heading bertahap. Kata kunci: teknik dasar sepak bola, passing, dribbling, shooting, heading, sepak bola