Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Fear of Missing Out dan promosi digital e-commerce terhadap impulsive buying pada Generasi Z di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan asosiatif. Populasi penelitian adalah Generasi Z yang berdomisili di Kota Mataram, sedangkan sampel berjumlah 100 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup berbasis skala Likert dan dianalisis dengan bantuan SPSS versi 26. Teknik analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Fear of Missing Out berpengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, sedangkan promosi digital e-commerce tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap impulsive buying dengan nilai Adjusted R Square sebesar 25,2%. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku pembelian spontan Generasi Z lebih kuat dipengaruhi oleh dorongan psikologis internal, khususnya rasa takut tertinggal tren, dibandingkan stimulus promosi digital secara langsung.
Copyrights © 2026