Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi Penyuluh Agama Hindu melalui Instagram dalam menginternalisasi nilai keagamaan kepada generasi muda Hindu di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi nonpartisipan, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan analisis media. Informan terdiri atas Penyuluh Agama Hindu yang aktif menggunakan Instagram serta generasi muda Hindu sebagai audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Instagram digunakan sebagai inovasi penyuluhan digital untuk memperluas jangkauan pesan keagamaan, melengkapi penyuluhan tatap muka, dan menyesuaikan pola komunikasi dengan karakter generasi muda. Strategi komunikasi dilakukan melalui pemilihan fitur reels, feed, story, caption, serta pengemasan pesan dalam bentuk video pendek, infografis, quotes, dokumentasi kegiatan, dan konten persuasif. Pesan keagamaan dikaitkan dengan ajaran Hindu, seperti Tri Hita Karana, Tri Kaya Parisudha, Tat Twam Asi, dan praktik keagamaan sehari-hari. Penelitian ini menegaskan bahwa Instagram dapat menjadi ruang komunikasi digital yang efektif untuk mendukung penyebaran pesan, penguatan pemahaman, dan internalisasi nilai keagamaan Hindu.
Copyrights © 2026