Penelitian ini mengkaji implementasi nilai-nilai Living Qur’an dalam manajemen kegiatan harian santri di Pondok Pesantren Modern Jabal Qur’an Parseh, Bangkalan. Pendekatan Living Qur’an menitikberatkan pada bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an diimplementasikan dalam perilaku, tata kelola, dan rutinitas komunitas muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Modern Jabal Qur’an Parseh berhasil menerapkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam seluruh aspek kehidupan santri melalui sistem manajemen yang terstruktur dan terintegrasi. Nilai keikhlasan (QS. Al-Bayyinah: 5), kemandirian (QS. Al-Ikhlas: 2), kedisiplinan waktu (QS. Al-‘Ashr: 1–3), dan semangat berkompetisi dalam kebaikan (QS. Al-Baqarah: 148) menjadi pilar utama dalam pembentukan karakter dan budaya pesantren. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam kajian Living Qur’an dengan mengaitkannya pada bidang manajemen pendidikan Islam modern. Temuan ini memperluas cakupan kajian Living Qur’an dari konteks ritual dan budaya menuju sistem kelembagaan dan praktik pendidikan yang berorientasi spiritual, sekaligus menawarkan model konseptual manajemen pesantren berbasis nilai-nilai Qur’ani.
Copyrights © 2026