Permasalahan utama yang dihadapi UMKM kerajinan bendo kulit di kawasan Sukaregang, Kabupaten Garut, terletak pada keterbatasan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pemasaran yang efektif dan berkelanjutan. Pola pemasaran yang masih didominasi metode konvensional menyebabkan jangkauan pasar terbatas serta kurang optimal dalam meningkatkan omzet penjualan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengimplementasikan strategi pemasaran digital berbasis e-commerce guna memperluas akses pasar dan mendorong peningkatan omzet secara bertahap. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan pelaku UMKM sebagai mitra aktif dalam setiap tahapan kegiatan, yaitu to know, planning, understanding, action, serta monitoring and evaluating. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan pendampingan teknis dalam pemanfaatan e-commerce, khususnya platform Shopee, sebagai media promosi dan distribusi produk. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan literasi digital, kemampuan pengelolaan toko daring pada platform Shopee, penerapan strategi pemasaran hybrid, serta kesadaran terhadap pentingnya branding dan kontrol transaksi digital. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa perbandingan kondisi sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan, yang meliputi peningkatan aktivitas pemasaran digital, frekuensi interaksi dengan konsumen pada platform daring, serta kecenderungan peningkatan transaksi penjualan yang menunjukkan indikasi awal efektivitas penerapan strategi pemasaran digital oleh pelaku UMKM.
Copyrights © 2026