Anak dengan Gangguan Belajar Spesifik (Specific Learning Disorder), seperti disleksia, sering mengalami kesulitan persisten dalam keterampilan akademik dasar seperti membaca, yang dapat berdampak pada perkembangan belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi masalah utama terkait hambatan akademik yang tepat bagi anak dengan disleksia. Sebagai solusi penyelesaian masalah, guru menerapkan strategi pembelajaran yang fleksibel dan dirancang khusus untuk membantu anak memahami materi sesuai dengan karakteristik kesulitan belajarnya. Bentuk intervensi ini meliputi penggunaan media pembelajaran visual, metode konkret, instruksi yang sederhana dan jelas, serta latihan yang dilakukan secara bertahap dan berulang. Selain itu, guru juga menjadikan asesmen sebagai dasar utama penyusunan Program Pembelajaran Individual (PPI) guna merancang pembelajaran yang adaptif. Hasil sementara penelitian menunjukkan bahwa langkah memecah materi pembelajaran menjadi bagian-bagian yang lebih kecil berhasil membantu anak memahami konsep secara konkret. Selain itu, penerapan pendekatan humanistik yang tidak hanya melihat keterbatasan anak, tetapi juga fokus pada potensi dan kekuatan mereka, sangat mendukung proses pembelajaran yang 85% lebih inklusif, responsif, dan berpusat pada peserta didik.
Copyrights © 2026