Penelitian ini membahas koreografi Tari Pilin Salapan di Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat sebagai warisan budaya yang lahir dari semangat perjuangan masyarakat melawan penjajah Belanda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis koreografi Tari Pilin Salapan berdasarkan unsur penari, gerak, musik, rias, busana, properti, pola lantai, tata cahaya, tempat pertunjukan, serta fungsi dan makna tari. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori koreografi Y. Sumandiyo Hadi yang menitikberatkan pada unsur gerak, ruang, waktu, dan tenaga, serta didukung teori Robby Hidajat yang memandang koreografi sebagai proses penataan gerak tari secara sadar dan memiliki kesatuan bentuk sehingga menghasilkan sajian tari yang utuh dan estetis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Pilin Salapan memiliki koreografi yang sederhana, tetapi menuntut kekompakan dan keterampilan penari. Geraknya mencerminkan nilai kebersamaan, keberanian, dan saling menghargai, sedangkan properti, musik, busana, dan rias memperkuat identitas budaya masyarakat Air Bangis. Tari ini berfungsi sebagai hiburan, media pendidikan, serta sarana pelestarian budaya dan pewarisan nilai-nilai tradisi kepada generasi muda.
Copyrights © 2026