Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis musik Robana sebagai identitas budaya Melayu-Islam dalam tradisi arakan pengantin di Desa Tanjung Aur, Kabupaten Tebo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik Robana memiliki peran penting dalam prosesi arakan pengantin sebagai pengiring yang memadukan unsur budaya Melayu dan nilai-nilai Islam. Musik ini merupakan perkembangan dari kesenian Syarofal Anam yang kemudian beradaptasi dengan budaya lokal masyarakat Tanjung Aur. Penyajiannya menggunakan alat musik Robana dan Tawak yang diiringi lantunan salawat kepada Nabi Muhammad SAW. Identitas Melayu-Islam tercermin melalui syair salawat, pola penyajian, penggunaan busana tradisional Melayu, serta fungsinya dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Musik Robana tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pelestarian budaya dan penguatan identitas masyarakat.
Copyrights © 2026