Peningkatan kepemilikan kendaraan pribadi disertai dengan minimnya kualitas pelayanan angkutan umum membuat pelajar lebih suka menggunakan kendaraan pribadi yang menyebabkan lalulintas menuju sekolah menjadi padat selama jam-jam sekolah dan berpotensi menimbulkan dampak negatif seperti kemacetan dan kecelakaan lalulintas. Kepuasan merupakan faktor penting dalam pemilihan angkutan umum, tingkat kepuasan yang rendah menyebabkan minat terhadap penggunaan angkutan umum juga rendah. Informasi terkait atribut apa saja yg menurut pelajar belum atau sudah memuaskan sedemikian sehingga bisa dijadikan dasar untuk perbaikan bahkan membuka layanan baru, seperti angkutan sekolah, perlu dilakukan. Berdasarkan hal tersebut di atas, maka pertanyaan penelitian adalah : berapa besar tingkat kepuasan dan kepentingan atribut layanan angkutan umum oleh para pelajar di Kabupaten Blora? Metode Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk menganalis tingkat kepuasan dan kepentingan. Variabel yang digunakan adalah standar pelayanan minimal angkutan umum berdasar Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 29 Tahun 2015. Hasil analisis IPA menunjukan bahwa prioritas utama perbaikan layanan adalah atribut keteraturan dan kenyamanan
Copyrights © 2026