Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh komunikasi persuasif yang diterapkan oleh guru Bimbingan dan Konseling terhadap kedisiplinan siswa kelas XII di SMA Negeri 02 Buay Bahuga Way Kanan. Permasalahan yang menjadi latar belakang penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat kedisiplinan siswa, sehingga diperlukan penerapan komunikasi yang efektif guna mendorong motivasi dan perilaku disiplin yang lebih baik. Variabel yang diteliti meliputi X: yaitu komunikasi persuasif guru BK, dan Y: yaitu kedisiplinan siswa yang diukur melalui tingkat kepatuhan, tanggung jawab, serta perilaku siswa dalam menaati peraturan sekolah. Fenomena di lingkungan sekolah menunjukkan bahwa pembentukan kedisiplinan siswa masih menghadapi berbagai kendala, sehingga peran komunikasi persuasif guru BK menjadi sangat penting. Penyampaian pesan yang disertai empati dan penggunaan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami mampu meningkatkan motivasi siswa untuk berperilaku disiplin. Kedisiplinan merupakan unsur penting yang mendukung kelancaran proses pendidikan dan menciptakan suasana belajar yang tertib serta kondusif. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa komunikasi persuasif guru BK (X) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan siswa (Y), yang menegaskan bahwa peningkatan kualitas komunikasi persuasif berkontribusi langsung terhadap peningkatan kedisiplinan siswa di sekolah. Temuan ini sejalan dengan pendapat yang menyatakan bahwa komunikasi persuasif memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi dan kedisiplinan peserta didik.
Copyrights © 2026