ABSTRACT Students’ compliance with school regulations is not always developed solely through supervision and the enforcement of sanctions. The persistence of various disciplinary violations indicates the importance of understanding internal factors that encourage students to obey rules based on their own awareness. Against this background, this study examined the relationship between legal awareness and attitudes toward compliance with school regulations among eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Tuban. The study employed a quantitative correlational approach involving 96 students selected from the entire population of eleventh-grade students in the 2025/2026 academic year. Data were collected using questionnaires designed to measure indicators of legal awareness and compliance with school regulations and were analyzed using the Karl Pearson Product Moment correlation technique. The findings revealed a very strong and significant positive relationship between the two variables (r = 0.811; p = 0.000), with legal awareness contributing 65.7% to the variance in students’ compliance. These results suggest that higher levels of legal awareness are associated with a greater tendency among students to follow school regulations voluntarily and responsibly. This study highlights the important role of legal awareness in fostering a sustainable culture of discipline and suggests that its development should be integrated into learning activities, behavioral habituation programs, and the broader school culture. ABSTRAK Kepatuhan peserta didik terhadap tata tertib sekolah tidak selalu terbentuk hanya melalui pengawasan dan penerapan sanksi. Masih ditemukannya berbagai bentuk pelanggaran menunjukkan pentingnya memahami faktor internal yang dapat mendorong peserta didik menaati aturan secara sadar. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini menelaah keterkaitan antara kesadaran hukum dan sikap kepatuhan terhadap tata tertib sekolah pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Tuban. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 96 siswa yang dipilih dari populasi seluruh peserta didik kelas XI Tahun Ajaran 2025/2026. Data diperoleh melalui angket yang mengukur indikator kesadaran hukum dan kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, kemudian dianalisis menggunakan teknik korelasi Product Moment Karl Pearson. Hasil analisis memperlihatkan adanya hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan antara kedua variabel (r = 0,811; p = 0,000), dengan kontribusi sebesar 65,7% terhadap variasi kepatuhan peserta didik. Temuan tersebut menunjukkan bahwa semakin baik kesadaran hukum yang dimiliki peserta didik, semakin besar kecenderungan mereka untuk menjalankan aturan sekolah secara sukarela dan bertanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kesadaran hukum memiliki posisi penting dalam mendukung terbentuknya budaya disiplin yang berkelanjutan, sehingga pengembangannya perlu menjadi bagian integral dari proses pembelajaran, pembiasaan perilaku, dan budaya sekolah.
Copyrights © 2026