Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbasis pendekatan open-ended terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa yang terdiri atas 20 siswa pada kelas eksperimen dan 20 siswa pada kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, Independent Samples t-Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi 0,009 (< 0,05). Selain itu, nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,48 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,30. Dengan demikian, model PBL berbasis pendekatan open-ended berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP.
Copyrights © 2026